PROKLAMASI 1 JULI 1971 - 1 JULI 2021.
Sudah dan telah memasuki 51 tahun lamanya proklamasi kemerdekaan Papua. Selamat menyongsong “PROKLAMASI KEMERDEKAAN REPULIK PAPUA BARAT YANG KE 51 TAHUN.”
~ Setelah wilayah Papua Barat dimasukkan secara sepihak lewat manipulasi Penentuan Pendapat Rakyat oleh Indonesia pada tahun 1969, wilayah ini diduduki layaknya sebuah wilayah jajahan. Indonesia mulai memperketat wilayah ini untuk mematikan gerakan kemerdekaan Papua Barat yang dilancarkan oleh organisasi Papua Merdeka (OPM) lewat perjuangan diplomasi dan geriliya.
Pada tanggal satu Juli 1971 di suatu tempat di desa Waris, kabupaten Jayapura, dekat perbatasan Papua New Gunea, yang dijuluki markas Viktoria, yang kemudian dijuluki dalam kosa kata rakyat Papua Barat sebagai “MAVIK” dilaksanakan proklamasi kemerdekaan Papua Barat.
Proklamasi ini dicetuskan oleh Seth Jafet Rumkorem sebagai presiden Papua Barat, dan didampingi oleh Jacob Pray sebagai ketua senat (Dewan Perwakilan Takyat), Dorinus Maury sebagai mentri kesehatan, Philemon Tablabilena, Jorosetou Jufuway sebagai kepala staf Tentara Pembebasan Nasional (TAPENAL), dan Louis Wajoi sebagai komandan (Panglima) TAPENAL Repulik Papua Barat.
~ ISI PROKLAMASI
Kepada seluruh rakyat Papua dari Numbai sampai ke Merauke, dari Sorong sampai ke Baliem (Pegunungan Bintang), dan dari Biak sampai ke Pulau Adi.
Dengan pertolongan dan berkat Tuhan, kami memanfaatkan kesempatan ini untuk mengumumkan pada anda sekalian bahwa pada hari ini, 1 Juli 1971, tanah dan rakyat Papua telah di proklamasikan menjadi bebas dan merdeka (de facto dan de jure).
Semoga Tuhan beserta kita, dan Semoga dunia menjadi maklum, bahwa merupakan kehendak yang sejati dari rakyat Papua untuk bebas dan merdeka di tanah air mereka sendiri dengan ini telah dipenuhi.
VIKTORIA 1 JULI 1971
Seth Jafet Rumkorem
Sumber Referensi:
Buku Saku Aliansi Mahasiswa Papua (AMP),
Tidak ada komentar:
Posting Komentar