The TPNPB-OPM NEWS
TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT ORGANISASI PAPUA MERDEKA TPNPB-OPM KODAP III NDUGAMA DARAKMA.
MENOLAK DENGAN KERAS 40 PEMEKARAN DISTRIK BARU DAN 700 KEPALA KAMPUNG DI KABUPATEN NDUGA
Panglima kodap III Ndugama Darakma Brigadir Jenderal EGIANUS KOGEYA bersama pimpinan Markas Komando Pertahanan Kodap III Ndugama Darakma dan Seluru Jajaran nya Menolak Pelabuhan Tol Laut dan Pembangunan jalan raya Trans Wamena Ndugama serta Pemekaran Distrik baru dan Desa baru.
Penolakan Pembangunan tersebut di sampaikan mengakiri kegiatan Upacara ulang Tahun Deklarasi Kontitusi 1 Juli 1971 di Markas Victoria Waris di Tanah Tabi untuk Kemerdekaan Papua Barat
Hari ini Tanggal 1 Juli 2021 sebagai hari bersejarah Kami Generasi muda Pejuang Kemerdekaan Papua barat , Kami tetap merayakan Hari ulang Tahun Deklarasi Kontitusi Negara Republik Papua Barat tersebut di Markas Alguru ibu kota kabupaten Nduga Keneyam
Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Perwira tinggi 3 Kowip dan 13 Komadan Batalion serta pimpinan Kodap .
Usai upacara hari ulang Tahun tersebut Brigadir Jenderal EGIANUS KOGEYA dan Komadan Operasi Pemne Kogeya menjampaikan Pernyataan sikap Resmi dalam suasana secara militer di lapangan terbuka di Markas Alguru ibu kota kabupaten Nduga Keneyam Tanggal 1 Juli 2021 dengan beberapa Pernyataan resmi sebagai berikut :
1.Kami Pimpinan Militer TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Darakma Sebagai Penanggung jawab Komando Lapangan Perang untuk menuntu Kemerdekaan Bangsa Papua Barat Kepada Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Bupati Kabupaten Nduga dan Ketua DPRD serta Sekda dan SKPD Se Kabupaten Nduga bahwa :
Segera Hentikan Loka karya pembentukan Pemekaran 40 Distrik baru dan 700 Kepala Kampung Baru.
2.Kami Pimpinan Militer TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Menolak hasil Rekayasa Pemerintah Indonesia melalui Pemerintah daerah Kabupaten Nduga memekarkan 40 DISTRIK BARU dan 700 Kepala Kampung Baru Tanpa aturan Dari Mentri dan Dinas Bersangkuta Bupati Nduga langsung tatap Muka dengan Presiden Jokowi.
3. Kami Pasukan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Darakma kembali lagi tegaskan Pemerintah Indonesia melalui Pemerintah daerah Nduga dan Jayawijaya Wamena Segera Tarik mudur Kelompok Warga Sipil melibatkan Pekerja bagunan Jalan Trans Wamena Ndugama Momugu Habema.
Kami Peringatkan kepada Warga Sipil biasa jangan terlibat pekerja karena
Danau Habema Lari sampai Pelabuhan Momugu Kabupaten Nduga adalah Areal Perang.
4.kepada anda Masyarakat Lokal Ndugama maupun Warga Sipil biasa lain orang Papua pada umumnya yang terlibat dalam Pembangunan 32 Distrik dalam terhitung sejak tanggal 1 Juli 2021 Kampi pimpinan Militer TPNPB-OPM Kodap III Ndugama akan Tetap tembak mati kan Warga Sipil yang terlibat dalam Pembangunan tersebut.
5. Kami Sudah berkali kali tolak Segala-galanya bentuk apapun Pembangunan di Tanah Papua dan Ndugama Kami Pimpinan Militer TPNPB-OPM menolak 💯% kami Mau Merdeka waktu Pembangunan Otonomi khusus Papua 20Tahun sudah habis Tanpa jejak Tahun 2021 adalah Tahun Senjata Kebebasan bukan Penghabatan Perjuangan.
6.Kepada Seluruh Warga Sipil Pengungsi dari asal 11 Distrik Kabupaten Nduga tetap Bertahan di tempat Pengungsian masing-masing Karena Perang Skala besar Pemboman dari Pihak militer Indonesia TNI-Polri akan terjadi di Daerah Konflik Bersenjata.
Demikian surat pernyataan Sikap Resmi dari Markas Kodap III Ndugama Darakma
Di bawa Pimpinan Militer TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Darakma Brigadir Jenderal EGIANUS KOGEYA.
Ndugama Markas Batalyon Alguru 1 Juni 2021
Pimpinan Militer TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Darakma.
Brigadir Jenderal EGIANUS KOGEYA
===============
Panglima kodap III Ndugama Darakma
Klonel Angin Unuwe
===============.=
Wakil Panglima.
Mayor PEMNE KOGEYA
==================
Komadan Operasi Kodap.
Klonel Dabiya Gwijangge
====================
Komandan Kowip I
DanJon Armi Tabuni
================
Komadan Batalion Alguru.
Tim Editor: Awak Media The TPNPB-OPM News