Waspada taktik divide et impera Jakarta: dualisme sistem (termasuk kudeta) dan pemekaran.
Menurut Frantz Fanon, salah satu strategi utama kolonial adalah menciptakan kelas elite dari kaum yang dijajah, supaya kaum tersebut baku ribut sendiri. Kelompok elite ini dipelihara, serta akan dibuat terlena dan bermimpi menjadi seperti si penjajah, baik secara penampilan maupun watak.
Jakarta awalnya menciptakan elite Papua supaya terjadi perang kelas antara Orang Papua sendiri. Kini di antara elite Papua juga dipecah supaya betul-betul tidak ada kekuatan melawan Jakarta yang akan memaksakan perpanjangan Otsus—pertikaian di dalam pertikaian.
Pertanyaannya, apakah akar rumput Papua akan terseret permainan Jakarta?
Atau akar rumput Papua akan bersatu fokus melawan musuh bersama yang lebih besar yaitu menolak perpanjangan Otsus dan kolonialisme Jakarta?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar