Minggu, 02 Mei 2021

Papua Zona Militer kolonialisme




Papua Zona Militer

Dari berbagai data media dan pernyataan resmi  negara (secara terbuka) jumlah TNI non-organik yang dikirim ke tanah Papua dalam 3 tahun terakhir yaitu 21.609, yakni: Tahun 2019 sebanyak 10.000, Tahun 2020 sebanyak 8.000, dan tahun 2021 (3 Bulan):  3609 ( lihat foto di bawah)

Itu tidak termasuk data jumlah Kopassus, belum terhitung data jumlah pasukan Teritorial di dua provinsi (Kodam Cenderawasih dan Kasuari). Belum terhitung data jumlah Polri yang non organik maupun organik di dua provinsi. Belum terhitung milisi sipil yang dipersenjatai negar di Papua. 

Papua zona darurat militer. Tujuannya menduduki dan mengamankan kepentingan ekonomi negara; bisnis-bisnis ilegal milik para jenderal. Artinya, Papua benar-benar menjadi daerah protektorat; yang semuanya dikontrol mati oleh kekuatan militer.

Bangsa Papua mesti menghadapi ancaman militerisme dengan kekuatan persatuan rakyat yang terkonsolidasi dan terpimpin. Percaya  bahwa subjek dan objek revolusi adalah rakyat yang bergerak dan tidak tunduk pada penjajah. Myanmar sedang membuktikan itu: rakyat melawan militerisme dengan damai dan bermartabat. 

Victor Yeimo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

The TPNPB-OPM NEWS,. TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT ORGANISASI PAPUA MERDEKA TPNPB-OPM KODAP III NDUGAMA DARAKMA.MENOLAK DENGAN KERAS 40 PEMEKARAN DISTRIK BARU DAN 700 KEPALA KAMPUNG DI KABUPATEN NDUGA

The TPNPB-OPM NEWS TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT ORGANISASI PAPUA MERDEKA TPNPB-OPM KODAP III NDUGAMA DARAKMA. MENOLAK  DENGAN KER...